Bangkit Nurcahyo

Sumber - Sumber Cash On Hand

Meminjam istilah di dalam akuntansi yaitu cash on hand atau uang berada di tangan. Pada bagian ini cash on hand akan diistilahkan dengan uang yang berhasil didapat atau dihasilkan. Dari mana saja sumber-sumber keuangan pribadi kita? Kita perlu mendaftar semua sumber-sumber pemasukan yang kita terima. Apa pentingnya? Banyak di antara kita yang menganggap hal itu bukanlah suatu hal yang penting. Kita bukan perusahaan yang setiap bulan harus membuat laporan keuangan. Jadi, apa pentingnya mendata dan menuliskan sumber-sumber pemasukan?

 

Mendata dan mencatat dari mana saja sumber pemasukan yang diterima akan membantu kita mengetahui kemampuan diri selama ini. Bisa dikatakan bahwa dengan mencatat semua pemasukan yang diterima, kita bisa mengetahui seberapa besar kemampuan kita dalam menghasilkan uang. Apakah benar kita sudah menggunakan semua potensi yang kita miliki untuk menghasilkan uang? Hal tersebut sangat penting untuk mengukur kemampuan kita serta usaha yang harus kita lakukan bila memang dirasakan kurang maksimal.

 

Sumber-sumber cash on hand bisa dibedakan menjadi dua, yaitu :

 

1. Sumber Rutin

Sumber rutin adalah sumber yang setiap bulan pasti kita terima dengan jumlah yang relatif sama. Sumber rutin di antaranya sebagai berikut.

 

Diri Sendiri

 

Sumber rutin yang berasal dari diri sendiri adalah penghasilan yang didapat karena aktivitas kerja atau dari profesi yang kita miliki.

 

Orang Lain

 

Sumber uang yang kita dapatkan selain dari diri kita sendiri, misalnya : orang tua, suami/istri, atau santunan

 

2. Sumber Tidak Rutin

Sumber tidak rutin adalah sumber yang diperoleh sekali-sekali saja. Jumlahnya tidak tetap, bisa lebih daripada sumber rutin namun bisa juga kurang. Contoh sumber tidak rutin di antaranya bonus dari kantor, hasil usaha sampingan, dan royalti menulis buku.

 

Manfaat mendata sumber-sumber pemasukan tersebut menjadi sumber rutin atau sumber utama dan sumber tidak rutin atau sumber sampingan atau tambahan dapat dilihat sebagai berikut.

 

1. Kita bisa mengetahui secara rinci dari mana saja sumber penghasilan selama ini.

 

2. Kita bisa mengetahui sumber-sumber penghasilan yang paling banyak memberikan kontribusi dalam kehidupan kita.

 

3. Kita bisa mengetahui apakah kita sudah memberdayakan seluruh kemampuan kita untuk mendatangkan sumber-sumber penghasilan tersebut.

 

4. Kita bisa menemukan cara atau strategi bagaimana cara meningkatkan pendapatan yang dapat kita terima.

 

Sebelumnya : Kebutuhan VS Keinginan

Selanjutnya  : Cash In - Cash Out Adalah Dua Hal Yang Saling "Meniadakan"


Judul : Cash Flow Manajemen Untuk Pemula

No comments

Post a Comment